Mungkin 10 tahun yang lalu, pulau Nias masih belum terjamah kemajuan teknologi dibandingkan dengan daerah-daerah lain di tanaah air, seperti daerah jawa dan sumatera. Tapi sejak terjadi bencana alam di pulau ini, seperti gempa Bumi dan Tsunami pada tanggal 26 Des 2004 yang lalu, dan 3 bulan kemudian tepatnya pada tanggal 28 Maret 2005 yang lalu Gempa dasyat datang menguncang Pulau Nias ini lagi dengan kekuatan 8.7 skala richter sehingga membuat pulau Nias porak poranda, kembalilah masyarakat Nias menangis dan menderita akibat bencana tersebut.
Bermula dari bencana tersebut pulau yang dulu amat jauh dari pandangan dunia, kini telah menjadi salah satu pusat perhatian bangsa ini dan dunia internasional, seperti begitu banyaknya donatur-donatur asing, NGO, Red Cross dari berbagai negara di belahan dunia yang mau membantu meringankan penderitaan masyarakat Nias pada waktu itu.
Juga ada lembaga-lembaga dalam negeri yang menangani bencana tersebut, seperti terbentuknya BRR NAD-NIAS. Setelah beberapa tahun kemudian Nias telah pulih kembali dengan wajah baru, NiaS telah dibangun kembali, baik sarana dan prasarana, jaringan komunikasi dan internet, pembangunan jalan raya dengan aspal hotmix. Saat ini pulau yang dulu bisa dikatakan pulau yang belum maju khususnya dalam bidang teknologi, mungkin tidak ada perusahaan yang berdiri di Nias, bukan berarti masyarakat Nias tidak mengikuti perkembangan zaman, mudahnya cara berkomunikasi kepada siapapun baik keluarga, teman dll, dengan adanya tower pemancar signal handphone (ponsel genggam) diseluruh kecamatan di pulau ini, banyaknya pengguna komputer dalam melaksanakan berbagai activitas sehari-hari, munculnya jaringan internet di daerah perkotaan khususnya kota Gunungsitoli dengan adanya warnet-warnet yang dibuka untuk ngakses internet sehingga masyarakat Nias sudah bisa menjelajahi dunia maya baik dikalangan pelajar, mahasiswa, pegawai, pengusaha, dan siapapun tanpa terkecuali.
Saat ini yang paling ngetren dengan adanya jaringan komunitas sosial seperti Facebook, Friendster, dll.
By: Sefir Zal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar